Pages

Sabtu, 20 Maret 2010

Telekomunikasi yang terjajah

Di era globalisaai ini, zaman semakin maju dan Negara yang tidak bisa menyesuaikan diri pasti akan tertinggal dalam segala bidang misalnya dalam bidang ekonomi, tranportasi, telekomunikasi, jasa, pertanian dan lain-lain.
Di era globalisasi membuat semakin terbukanya peluang untuk menanamkan modal di luar negeri (PMA). Memang dalam hakikatnya penenaman modal asing sangat membantu Negara itu untuk melakukan pembangunan dalam negerinya walaupun keterbatasan modal dalam negeri karena terbantu oleh penanaman modal asiang.
Dampak positif PMA:
1.pembagunan negeri semakin lancar karena tak terkendala dana.
2.semakin banyak tenaga kerja yang terserap.
3.bertambah devisa Negara.
4.mencegah Negara tersebut agar tidak mengalami krisis.
5.perekonomian Negara tersebut semakin kuat.
Namun jika suatu Negara terlalu terbuka terhadap penanaman modal asing, dapat berakibat perekonomian Negara tersebut akan dimonopoli oleh Negara lain/atau oleh pemilik modal asing. Misalnya Indonesia dalam sektor telekomunikasi banyak dikuasai oleh pihak asing:
1. P.T Telkom hampir 50℅ sahamnya adalah milik asing.
2. operator seluler dikuasai oleh asing

No Perusahaan,Negara asal,poduk
1 P.T Indosat,Singapura,IM3,Mentari,Star One
2 P.T telkomsel,Singapura,As,Halo,Simpati
3 P.T Saudi Telkom,Saudi,Arabiah Axis


3. Satelit penyiaran juga dikuasai oleh asing.
Seharusnya telekomunikasi di Indonesia harus bisa dimonopoli oleh Indonesia sendiri karena telekomunikasi merupakan hal yang paling mendasar dalam pembangunan Negara. Juga dalam UUD 1945 pasal 33 yaitu: bumi air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya sepenuhnya dikuasai oleh Negara dan sepenuhnya dipergunakan demi kemakmuran rakyat. Maksudnya segala yang penting bagi kehidupan rakyat dan Negara harus bisa dikuasai oleh Negara tersebut bukannya dikuasai oleh pihak asing, karena jika dimiliki atau dikuasai perusahaan asing yang memonopoli harga adalah pihak asing bukan negeri kita sendiri.

walaupun kagak ke merawan tapi masih tetep asyik!!!






Pada hari sabtu,13/12/2009 saya dan temen2 (Umam,Bayu,Fanani,Dimas,Prima,edo, lan Ade). Kita berencana buat bersepeda bareng ke merawan buat cari sensasi He3X. Dan kita sepakat untuk berangkat Minggu pukul 06.00.
Umam: “sido yo budal jam enem, oajo kuacang kowe reg”
Edo :”kumpule nank omahe sopo”
Fanani:”nank omahe bayu ae!! Soalekan sejalur”
Dimas :”wes yo sepakat budale jam 06.00, kumpule nank omahe bayu!!!”
All :”iyo wes, oke!!”
Sebenerx ada temen kita ada yang mau ikutan (windu) tapi sama ortux kagak boleh ikut (maklum anak mama) Hahahahahaha!!!
Sebenerx ada untungx juga sich, rumah ku da di Glemore jadi mancalx kagak terlalu jauh. Pukul 06.00 anak2 lalu sms gue, kalau udah berangkat dari rumahx bayu. Lalu gue cepet2 pergi ke warung glenmore buwat beliin anak2 pia glenmore ( maklum udah jadi tardisi kalau kerumah anak2 pada pengen makan pia Glenmore). Kira2 pukul 07.00 anak2 dah sampek dirumahq.

















Edo: “duch, sekelq rasane koyok ceklek”
Ade: “duch, nafasq rasane mengkis2”
Umam:”fin, endi piae karo ombee?? ( maklum umam si raja makan)”
Bayu and Prima:”iyo endi ombee, ngelak!!!
Aku:”santai bos”
Setelah makananx habis and tenaga udah terisi (maksudx tenaga temen2 gue karena gue kan masih belum mulai Ha3x). pukul 08.30 kita berangkat menuju merawan!!! Diperjalanan rasax asyik banget karena dengan bersepeda kita bisa menghirup udara segar dan kita juga bisa lihat pemandangan disekitar kita. Bersepeda juga bisa ngurangin beban bumi kita yang menanggung ulah kita2 ne!!!















Setiap kita kelelahan kita berhenti dulu dipinggir jalan (ya iyalah masak berhenti ditengah jalan nanti’ biar ditabrak kontener). Kebetulan saat berhenti dipinggir jalan ada tukang yang lewat, nafsu kitapun memuncak karena haus banget, dengan mengucap bismillah kita langsung tancap gas buat beli e s and langsung nagbisin esx (kayak acara resmi aja pakek bismillah ha3x). Setelah puas beristirahat kita langsung nerusin perjalanan, tak terasa kidah udah sampek kalbar (kalibaru maksudx).
Di kalibaru kita bingung mau nerusin ke merawan apa enggak, Karena badan udah lelah dan tulangpun rasax kayak mau patah!!
Ade:”piye diterus nang merawan opo ora??”
dimas:”ogah wis belungku rasane ceklek.”
Aku :”piye lek nang jatirono ae.”
Prima:”iyo aku setuju, wanian nang jatirono gk sepira kesel.”
Aku :”piye setuju opo ora?”
All :”oyi wis.”
















Setelah semua bersepakat untuk melanjutkan perjalanan menuju jatirono bukan lagi menuju merawan, kami semua berangkat dengan semangat penuh untuk mencapai tujuan.
Diperjanan kita bisa melihat panorama alam yang ada, sawah-sawah terbentang luas, karena jatirono terletak diaerah perkebunan kita juga bisa melihat pohon2nan seperti karet, cengkeh, dan tanaman yang paling dominan adalah kakao. Setelah beberapa kilo menempuh perjalanan akhirnya sampai juga dijatirono. Kami langsung memarkir sepeda kami dan langsung membeli tiket.

















Karena sudah tak sabar kami langsung menyewa ban dan segera mandi di kolam, kami harus menyewa ban karena airx dalem banget sekitar 3 meter. Air di jatirono dingin banget karena airx masih belum tercemar juga merupakan air gunung asli. Selain digunakan sebagai tempat pariwisata, jatirono juga digunakan sebagai PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air).
Setelah puas berenang, kami naik ke atas tebing untuk mencari kakao, dengan bermodalkan kayu kecil dan tangan kosong kami mencoba untuk mendapatkian kakao. Setelah kami rasa cukup, kami langsung menyantapnya bersama dan juga menyisakan sebagian, sebagai bekal untuk pulang. Setelah puas berenang dan makan kakao, kami segera pulang.
















Saat perjalanan pulang, kami menempuh jalan pintas agar sampai dirumahku lebih cepat. sesekali kami berhenti untuk beribadah dan juga beristirahat, serta menghabiskan kakao yang kami petik tadi!!! Setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan, akhirx kami sampai dirumahku kira-kira pukul 15.30.
Dirumah ibuku telah menyiapkan makanan dan minuman. Tanpa basi2 saya dan temen2 langsung minum dan langsung menyantap makanan. Ibuku yang menanak nasi kurang lebih 1kg habis tak tersisa. Buset kami kayak harimau yang kagak makan 5 tahun ha3x.
Umam:”warek reg.”
All:”iyo warek puool”
Setelah tenaga telah terisi penuh dan makanan udah pada habis. Temen2ku pada berpamitan untuk pulang kerumahx masing-masing. Setelah temen2ku pada pulang, tugas terberat telah menanti yaitu bersih2 rumah yang udah kayak rumah pecah ha3x. itulah pengalamanku yang takkan kulupakan.